Panduan Pembelajaran dan Asesmen 2025

Edisi Revisi Tahun 2025 - Ringkasan Poin Penting

1. Pembelajaran dan Asesmen

  • Pembelajaran dan asesmen merupakan satu siklus.
  • Meliputi:
    • Perencanaan
    • Pelaksanaan
    • Asesmen
    • Refleksi dan umpan balik
  • Asesmen digunakan untuk memperbaiki pembelajaran.

2. Pembelajaran Mendalam

  • Berkesadaran
  • Bermakna
  • Menggembirakan
Dilaksanakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga.

3. Dimensi Profil Lulusan

  • Keimanan dan ketakwaan
  • Kewargaan
  • Penalaran kritis
  • Kreativitas
  • Kolaborasi
  • Kemandirian
  • Kesehatan
  • Komunikasi

4. Prinsip Berkesadaran

  • Murid memahami tujuan belajar.
  • Murid aktif dan mandiri.
  • Mengembangkan strategi belajar sendiri.
Guru menggunakan pertanyaan pemantik dan aktivitas interaktif.

5. Prinsip Bermakna

  • Pembelajaran terkait kehidupan nyata.
  • Kontekstual dan relevan.
  • Melibatkan pemecahan masalah nyata.
  • Melibatkan masyarakat dan orang tua.

6. Prinsip Menggembirakan

  • Lingkungan belajar interaktif.
  • Pembelajaran menyenangkan.
  • Menantang dan memotivasi.
  • Memberi ruang kreativitas murid.

7. Pengalaman Belajar

  • Memahami
  • Mengaplikasi
  • Merefleksi
Pembelajaran tidak hanya hafalan tetapi praktik nyata dan refleksi.

8. Praktik Pedagogis

  • Project Based Learning
  • Problem Based Learning
  • Inquiry Learning
  • Pembelajaran kolaboratif

9. Kemitraan Pembelajaran

  • Guru dan murid
  • Orang tua
  • Dunia kerja
  • Komunitas
  • Universitas

10. Lingkungan Pembelajaran

  • Aman dan nyaman
  • Mendukung eksplorasi
  • Fleksibel
  • Virtual maupun fisik

11. Teknologi Digital

  • Media digital pembelajaran
  • Kecerdasan Artifisial (AI)
  • Platform pembelajaran digital
  • Teknologi asistif untuk ABK

12. Prinsip Asesmen

  • Berkeadilan
  • Objektif
  • Edukatif
Asesmen digunakan sebagai umpan balik untuk perbaikan belajar.

13. Teknik Asesmen

  • Tes tertulis
  • Tes lisan
  • Observasi
  • Praktik
  • Projek
  • Portofolio

14. Capaian Pembelajaran (CP)

  • CP dicapai di akhir fase.
  • Fase A sampai F.
  • Dasar penyusunan tujuan pembelajaran.

15. Pendidikan Khusus (SLB)

  • Pembelajaran menggunakan akomodasi.
  • Asesmen disesuaikan kebutuhan murid.
  • Boleh lintas fase.
  • Berorientasi pada kemandirian dan kesiapan kerja.

16. Tujuan Pembelajaran & ATP

  • Memuat kompetensi dan lingkup materi.
  • ATP disusun berurutan dan fleksibel.
  • Dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan murid.

17. Perencanaan Pembelajaran

  • Guru dapat membuat sendiri.
  • Dapat memakai contoh pemerintah.
  • Tidak ada format baku ATP atau modul ajar.

18. Asesmen Formatif

  • Memantau perkembangan murid.
  • Memberikan umpan balik cepat.
  • Menentukan tindak lanjut/remedial.
Asesmen formatif lebih diutamakan dalam pembelajaran.