๐Ÿงฉ PPI - Muhammad Fadli Hakim
๐Ÿซ SLB PGRI 1 JAMBI

Program Pembelajaran Individual

PPI ini disusun berdasarkan asesmen kemampuan motorik, komunikasi, sosial-emosional, kemandirian, dan akademik dasar peserta didik.

PPI - Program Pembelajaran Individual

SLB PGRI 1 Jambi | Kelas 4 SDLB Autis

Berdasarkan Asesmen Kemampuan Peserta Didik

Periode Layanan: 28 Maret 2026 sampai Tahun Ajaran Baru

Peserta DidikMuhammad Fadli Hakim

Siswa kelas 4 SDLB Autis.

Kelas4 SDLB Autis

Jam belajar 07.30โ€“10.00 WIB.

Wali KelasRisnawati, S.Psi.

Pelaksana dan pendamping PPI.

Kepala SekolahSri sadono,S.Pd

Mengetahui pelaksanaan PPI.

๐Ÿ‘ค A. Identitas dan Profil Peserta Didik

Foto SiswaFoto
Siswa
Muhammad Fadli Hakim
Laki-laki
4 SDLB Autis
Autis
28 Maret 2026
Risnawati, S.Psi.
Mardiani
0813-7071-3141
Anak memiliki potensi belajar yang cukup baik, khususnya pada kemampuan akademik dasar seperti mengenal seluruh huruf, membaca kata dan kalimat sederhana, serta menulis kata dan kalimat sederhana. Anak juga memiliki kekuatan pada pembelajaran berbasis visual, kemampuan mengikuti instruksi sederhana, serta penggunaan alat tulis yang sangat baik. Hambatan utama tampak pada konsistensi belajar yang dipengaruhi kondisi emosi/mood, penggunaan komunikasi verbal yang belum selalu konsisten, fokus yang mudah berubah, interaksi sosial yang masih terbatas, serta kemandirian yang masih memerlukan bimbingan dan pengawasan.

๐Ÿ“Œ B. Ringkasan Kekuatan dan Hambatan

โœ… Kekuatan Anak

  • Mampu berjalan dan berlari dengan cukup baik serta keseimbangan tubuh cukup stabil.
  • Kemampuan motorik halus sangat berkembang; mampu memegang benda dan menggunakan alat tulis dengan sangat baik.
  • Sudah mengenal seluruh huruf, mampu membaca kata dan kalimat sederhana.
  • Sudah mampu menyalin kata, menulis nama, dan menulis kalimat sederhana.
  • Dapat memahami instruksi sederhana satu langkah seperti โ€œdudukโ€, โ€œambilโ€, dan โ€œsimpanโ€.
  • Komunikasi ekspresif cukup baik pada situasi tertentu, terutama saat motivasi tinggi.
  • Respon lebih baik pada pembelajaran berbasis visual dan benda konkret.

โš ๏ธ Hambatan Utama

  • Konsistensi belajar dipengaruhi kondisi emosi/mood.
  • Penggunaan bahasa verbal belum konsisten dan masih sering didampingi gestur.
  • Fokus mudah beralih dan terkadang perlu arahan ulang saat kegiatan berlangsung.
  • Instruksi kompleks masih sulit dipahami tanpa contoh langsung atau isyarat visual.
  • Interaksi sosial masih terbatas; anak cenderung bermain sendiri dan belum aktif memulai interaksi.
  • Kontak mata belum konsisten dan emosi kadang belum stabil saat keinginan tidak dipahami.
  • Kegiatan toilet dan berpakaian masih perlu bimbingan.

๐ŸŒŸ C. Fokus Kebutuhan Pembelajaran

๐ŸŽฏFokus dan Mood Belajar

Menjaga kesiapan belajar, meningkatkan durasi fokus, dan menyelesaikan tugas meskipun kondisi mood berubah.

๐Ÿ‘‚Instruksi 2 Langkah

Mengembangkan pemahaman instruksi dari satu langkah menuju dua langkah dengan bantuan visual.

๐Ÿ—ฃ๏ธKomunikasi Verbal

Meningkatkan konsistensi penggunaan bahasa verbal untuk meminta, menjawab, dan menyampaikan kebutuhan.

๐ŸคSosial Emosional

Melatih respons terhadap ajakan interaksi, kontak mata fungsional, menunggu, dan regulasi emosi.

๐ŸงผKemandirian

Melatih toilet, berpakaian, merapikan alat, makan, dan rutinitas diri secara bertahap.

๐Ÿ“‹ D. Kemampuan Awal / Baseline

AspekKemampuan Saat IniHambatan/KebutuhanImplikasi Pembelajaran
Motorik KasarAnak mampu berjalan dan berlari dengan cukup baik. Keseimbangan tubuh cukup stabil dan dapat mengikuti aktivitas fisik sederhana.Terkadang kurang fokus saat aktivitas fisik berlangsung dan memerlukan arahan ulang.Aktivitas fisik diberikan singkat, jelas, terstruktur, dengan instruksi visual dan jeda seperlunya.
Motorik HalusKemampuan motorik halus sudah sangat berkembang. Anak mampu memegang benda, menggunakan alat tulis secara optimal, menulis, dan menggunting dengan sangat baik.Kinerja dipengaruhi mood belajar, sehingga kemampuan belum selalu muncul secara konsisten.Tugas menulis/menggunting dibuat bertahap, diberi pilihan, motivasi, dan penguatan positif.
Bahasa ReseptifAnak mampu memahami instruksi sederhana satu langkah seperti โ€œdudukโ€, โ€œambilโ€, atau โ€œsimpanโ€.Instruksi kompleks masih terbatas dan memerlukan contoh langsung atau isyarat visual.Instruksi dikembangkan dari satu langkah ke dua langkah menggunakan kartu visual, gestur, dan modeling.
Komunikasi EkspresifAnak dapat mengungkapkan keinginan secara verbal dengan cukup jelas pada situasi tertentu, terutama saat motivasi tinggi.Penggunaan verbal belum konsisten dan masih didampingi gestur seperti menunjuk, menarik tangan, atau ekspresi wajah.Komunikasi verbal dilatih pada situasi fungsional dengan prompt verbal, pilihan kata, dan penguatan segera.
Sosial EmosionalAnak cenderung bermain sendiri. Kontak mata masih terbatas dan belum konsisten.Belum aktif merespons atau memulai interaksi secara mandiri. Emosi kadang belum stabil saat keinginan tidak dipahami/dipenuhi.Gunakan cerita sosial, permainan bergiliran, kartu emosi, pilihan visual, dan latihan meminta bantuan.
KemandirianAnak mulai mandiri dalam beberapa aktivitas seperti makan.Toilet dan berpakaian masih memerlukan bimbingan, bantuan, dan pengawasan.Latihan kemandirian dilakukan dengan urutan gambar, task analysis, prompt bertahap, dan pembiasaan rutin.
MembacaAnak sudah mengenal seluruh huruf dan mampu membaca kata maupun kalimat sederhana.Kemampuan membaca belum konsisten ditampilkan dan dipengaruhi kondisi/mood. Perlu motivasi dan media visual.Kegiatan membaca dibuat singkat, menggunakan pilihan bacaan, visual menarik, dan penguatan setelah tugas selesai.
MenulisAnak sudah mampu menulis, menyalin kata, menulis nama, dan menulis kalimat sederhana.Kemampuan menulis belum konsisten dan dipengaruhi mood. Masih perlu pendampingan untuk fokus dan menyelesaikan tugas.Tugas menulis dibagi menjadi bagian kecil, menggunakan target selesai yang jelas dan reward.
BerhitungAnak mulai mengenal konsep angka sederhana dan mampu membilang dengan bantuan.Pemahaman penjumlahan dan pengurangan belum berkembang.Gunakan benda konkret, gambar, balok, dan aktivitas manipulatif sebelum simbol angka.
Konsep KognitifAnak mampu mengenal beberapa warna dan bentuk sederhana.Konsep ukuran dan waktu masih terbatas.Gunakan benda konkret, gambar perbandingan, rutinitas harian, dan jadwal visual.

๐ŸŽฏ E. Tujuan Pembelajaran Individual

๐ŸŽฏ Tujuan Jangka Panjang

  1. Anak mampu mengikuti kegiatan belajar secara lebih konsisten meskipun kondisi mood berubah.
  2. Anak mampu memahami dan melaksanakan instruksi dua langkah dengan bantuan visual minimal.
  3. Anak mampu menggunakan komunikasi verbal secara lebih konsisten untuk menyampaikan keinginan dan kebutuhan.
  4. Anak mampu meningkatkan interaksi sosial sederhana, seperti merespons ajakan, menunggu giliran, dan bermain bersama secara terarah.
  5. Anak mampu meningkatkan kemandirian dalam toilet, berpakaian, makan, dan merapikan alat belajar.
  6. Anak mampu membaca, menulis, membilang, serta mengenal konsep dasar secara lebih konsisten dan fungsional.

โœ… Tujuan Jangka Pendek

  1. Anak mengikuti instruksi dua langkah sederhana dengan bantuan visual pada minimal 3 dari 5 kesempatan.
  2. Anak menyelesaikan tugas membaca/menulis singkat selama 10โ€“15 menit dengan penguatan positif.
  3. Anak menyampaikan kebutuhan secara verbal atau verbal dibantu gestur pada minimal 4 dari 5 kesempatan.
  4. Anak mengikuti permainan bergiliran singkat dengan arahan guru.
  5. Anak melakukan urutan kegiatan toilet/berpakaian sederhana dengan bantuan bertahap.
  6. Anak membilang dan memasangkan angka dengan jumlah benda konkret sampai 10 dengan bantuan.

๐Ÿ“š F. Rencana Program Pembelajaran Individual

No.AspekTujuan KhususKegiatan PembelajaranMedia/StrategiTarget WaktuKriteria KeberhasilanEvaluasi/Tindak LanjutAksi
1๐ŸŽฏ Fokus dan Regulasi BelajarAnak mampu mengikuti kegiatan belajar terstruktur selama 10โ€“15 menit dengan arahan minimal.Kegiatan belajar dibagi menjadi tugas pendek: mulai, kerjakan, selesai, lalu diberi jeda atau penguatan.Jadwal visual, papan โ€œfirst-thenโ€, timer, pilihan aktivitas, pujian, dan reward sederhana.4โ€“8 mingguAnak menyelesaikan minimal 2 tugas pendek dalam satu sesi pada 4 dari 5 kesempatan.Jika mood menurun, kurangi durasi tugas dan berikan pilihan aktivitas sebelum kembali belajar.
2๐Ÿƒ Motorik KasarAnak mampu mengikuti aktivitas fisik sederhana dengan fokus dan arahan ulang yang semakin berkurang.Latihan jalan cepat, berlari pendek, berhenti saat instruksi, melewati rintangan sederhana, dan permainan gerak berurutan.Kartu instruksi gerak, garis/lintasan, modeling, aba-aba singkat, dan penguatan positif.4โ€“6 mingguAnak mengikuti 3 instruksi gerak sederhana dalam satu sesi dengan maksimal 2 arahan ulang.Tingkatkan variasi gerak jika anak sudah stabil dan fokus lebih baik.
3โœ‚๏ธ Motorik HalusAnak mampu mempertahankan konsistensi menulis dan menggunting meskipun mood berubah.Menyalin kata, menulis nama, menulis kalimat pendek, menggunting garis/pola, dan menempel hasil kerja.Lembar kerja bertahap, pensil/penghapus, gunting aman, contoh hasil akhir, pilihan tugas, dan reward.4โ€“8 mingguAnak menyelesaikan satu tugas menulis/menggunting sederhana pada 4 dari 5 sesi.Jika anak menolak, berikan pilihan dua tugas dan target selesai yang lebih kecil.
4๐Ÿ‘‚ Bahasa ReseptifAnak mampu memahami dan melaksanakan instruksi dua langkah sederhana dengan bantuan visual.Latihan instruksi seperti โ€œambil buku lalu dudukโ€, โ€œsimpan pensil lalu ambil tasโ€, dan โ€œambil kartu lalu berikan ke guruโ€.Kartu urutan kegiatan, contoh langsung, gestur, modeling, prompt bertahap, dan pengulangan.4โ€“8 mingguAnak mengikuti instruksi dua langkah pada 3 dari 5 kesempatan dengan bantuan visual minimal.Prompt dikurangi secara bertahap dari contoh langsung menjadi isyarat visual.
5๐Ÿ—ฃ๏ธ Komunikasi EkspresifAnak mampu menyampaikan keinginan/kebutuhan secara verbal lebih konsisten.Latihan meminta bantuan, meminta minum, memilih aktivitas, menjawab โ€œmau/tidakโ€, dan menyebutkan benda yang diinginkan.Pilihan gambar, prompt verbal, gestur, kartu komunikasi, modeling kalimat pendek, dan reinforcement langsung.4โ€“8 mingguAnak menggunakan kata/frasa verbal pada 4 dari 5 kesempatan, boleh dibantu prompt ringan.Respons verbal diperkuat segera; gestur tetap diterima sambil diarahkan ke kata/frasa sederhana.
6๐Ÿค Sosial EmosionalAnak mampu merespons ajakan interaksi, menunggu giliran, dan mengelola emosi saat keinginan belum terpenuhi.Permainan bergiliran, menyapa guru, memilih kartu emosi, latihan meminta bantuan, dan latihan menunggu dengan timer pendek.Cerita sosial, kartu emosi, timer visual, permainan bergiliran, pilihan aktivitas, dan strategi tenang.6โ€“10 mingguAnak mampu mengikuti permainan bergiliran minimal 3 menit dengan arahan guru.Latih regulasi emosi melalui pilihan โ€œistirahatโ€, โ€œbantuanโ€, atau โ€œcoba lagiโ€.
7๐Ÿงผ KemandirianAnak mampu meningkatkan kemandirian dalam toilet, berpakaian, makan, dan merapikan alat belajar.Latihan urutan mencuci tangan, merapikan alat tulis, menyimpan buku, memakai/melepas bagian pakaian sederhana, dan rutinitas toilet.Task analysis, urutan gambar, checklist, prompt fisik/verbal bertahap, dan penguatan setelah selesai.6โ€“10 mingguAnak menyelesaikan minimal 3 langkah rutinitas kemandirian dengan bantuan minimal pada 4 dari 5 kesempatan.Bantuan dikurangi secara bertahap dan latihan diulang pada rutinitas harian.
8๐Ÿ“– MembacaAnak mampu membaca kata dan kalimat sederhana secara lebih konsisten saat kondisi siap belajar.Membaca kartu kata, membaca kalimat pendek bergambar, mencocokkan kata dengan gambar, dan membaca pilihan aktivitas.Kartu kata, gambar, buku sederhana, pilihan bacaan, jeda singkat, dan reward setelah membaca.4โ€“8 mingguAnak membaca 5 kata atau 2 kalimat sederhana pada 4 dari 5 sesi dengan motivasi ringan.Jika anak belum siap, awali dengan memilih gambar lalu membaca kata terkait.
9โœ๏ธ MenulisAnak mampu menulis nama, menyalin kata, dan menulis kalimat sederhana secara lebih konsisten.Menulis nama, menyalin kata benda, menyalin kalimat pendek, dan melengkapi kata sederhana.Contoh tulisan, lembar kerja bertahap, target kecil, timer, pilihan pensil/warna, dan penguatan positif.4โ€“8 mingguAnak menyelesaikan satu tugas menulis pendek pada 4 dari 5 sesi.Tugas dipecah menjadi 2โ€“3 bagian agar anak tidak cepat menolak.
10๐Ÿ”ข BerhitungAnak mampu membilang dan memasangkan angka dengan jumlah benda konkret sampai 10.Menghitung balok, memasangkan angka dengan jumlah benda, mengambil benda sesuai angka, dan permainan jumlah.Balok, kartu angka, benda nyata, gambar jumlah, instruksi singkat, dan pengulangan.6โ€“10 mingguAnak memasangkan angka 1โ€“10 dengan jumlah benda pada 3 dari 5 kesempatan dengan bantuan.Penjumlahan/pengurangan diperkenalkan setelah konsep jumlah lebih stabil.
11๐Ÿง  Konsep KognitifAnak mampu mengenal warna, bentuk, ukuran, dan urutan waktu sederhana melalui media konkret.Mencocokkan warna/bentuk, membandingkan besar-kecil, panjang-pendek, dan menyusun urutan kegiatan harian.Kartu warna, balok bentuk, benda nyata, gambar perbandingan, dan jadwal visual.6โ€“10 mingguAnak mencocokkan warna/bentuk dan membedakan ukuran sederhana pada 3 dari 5 kesempatan.Konsep waktu dilatih melalui rutinitas harian seperti sebelum-sesudah dan pagi-siang.

๐Ÿงฐ G. Strategi Pembelajaran Umum

Strategi Saat Anak Siap Belajar

  • Berikan tugas singkat dengan target yang jelas.
  • Gunakan media visual, benda konkret, dan contoh langsung.
  • Berikan pilihan kegiatan agar anak merasa memiliki kontrol.
  • Gunakan penguatan langsung setelah anak berhasil mencoba atau menyelesaikan tugas.
  • Naikkan tingkat kesulitan secara bertahap apabila anak sudah stabil.

Strategi Saat Mood/Fokus Menurun

  • Kurangi durasi tugas dan pecah kegiatan menjadi langkah kecil.
  • Gunakan papan โ€œpertamaโ€“laluโ€ atau jadwal visual.
  • Berikan jeda tenang singkat, lalu ajak kembali dengan instruksi sederhana.
  • Validasi kebutuhan anak dan arahkan untuk meminta bantuan secara verbal/visual.
  • Hindari instruksi panjang; gunakan kalimat pendek dan konsisten.

๐Ÿ—“๏ธ H. Jadwal Pelaksanaan PPI

HariWaktuFokus KegiatanStrategi UtamaCatatan Guru
Senin07.30โ€“10.00 WIBFokus belajar, membaca, dan akademik dasar.Kartu kata, visual, pilihan bacaan, dan reward.Catat kesiapan belajar dan konsistensi membaca.
Selasa07.30โ€“10.00 WIBMenulis, motorik halus, dan penyelesaian tugas.Lembar kerja bertahap, target kecil, dan timer.Catat pengaruh mood terhadap penyelesaian tugas.
Rabu07.30โ€“10.00 WIBBerhitung, konsep angka, warna, bentuk, dan ukuran.Benda konkret, balok, kartu angka, dan gambar perbandingan.Catat kemampuan membilang dan mencocokkan jumlah.
Kamis07.30โ€“10.00 WIBBahasa reseptif, komunikasi ekspresif, dan instruksi dua langkah.Kartu visual, modeling, prompt verbal, dan latihan fungsional.Catat penggunaan kata/frasa verbal secara spontan.
Jumat07.30โ€“10.00 WIBKemandirian, sosial emosional, motorik kasar, dan review mingguan.Cerita sosial, permainan bergiliran, kartu emosi, dan task analysis.Catat interaksi sosial, emosi, dan rutinitas kemandirian.

๐Ÿ“Š I. Evaluasi dan Monitoring PPI

No.TanggalAspek yang DievaluasiHasil PengamatanCapaianTindak LanjutAksi
1........................Fokus dan mood belajarAnak mengikuti kegiatan dengan baik saat kondisi siap belajar, tetapi masih memerlukan arahan ulang saat fokus menurun.Perlu PenguatanGunakan kegiatan singkat, pilihan tugas, jadwal visual, dan penguatan segera.
2........................Komunikasi ekspresifAnak dapat mengungkapkan keinginan secara verbal pada situasi tertentu, namun masih sering dibantu gestur.BerkembangLatih verbal request dalam kegiatan fungsional harian dengan prompt ringan.
3........................Membaca dan menulisAnak mampu membaca dan menulis kata/kalimat sederhana, tetapi tampilan kemampuan belum konsisten karena dipengaruhi mood.Potensi BaikPertahankan kegiatan berbasis visual, target pendek, dan reward setelah tugas selesai.

๐Ÿค J. Dukungan Orang Tua/Wali

Latihan Harian di Rumah

  • Latihan meminta bantuan atau menyampaikan keinginan dengan kata/frasa sederhana.
  • Latihan rutinitas toilet, berpakaian, makan, dan merapikan barang dengan urutan gambar.
  • Membaca kata/kalimat sederhana selama waktu singkat saat anak siap belajar.
  • Menulis nama/kata sederhana dengan target kecil dan pujian setelah selesai.
  • Berhitung menggunakan benda nyata di rumah, seperti sendok, mainan, atau buah.

Catatan Koordinasi

  • Guru dan orang tua mencatat kondisi mood anak yang memengaruhi belajar.
  • Gunakan instruksi yang sama antara rumah dan sekolah agar anak lebih mudah memahami.
  • Berikan penguatan positif ketika anak mencoba berkomunikasi secara verbal.
  • Apabila anak mulai tidak stabil, berikan jeda tenang dan pilihan aktivitas sederhana.
  • Hasil latihan rumah dapat diinformasikan kepada guru sebagai bahan penyesuaian PPI.

๐Ÿ“ K. Dokumentasi PPI

Dokumentasi dapat berisi foto kegiatan, hasil lembar kerja, catatan evaluasi, video pendek pembelajaran, dan portofolio perkembangan peserta didik.

๐Ÿ–Š๏ธ L. Pengesahan PPI

Program Pembelajaran Individual ini disusun berdasarkan hasil asesmen kemampuan peserta didik dan digunakan sebagai pedoman layanan pembelajaran individual. Program dapat ditinjau dan disesuaikan kembali berdasarkan hasil evaluasi berkala, kondisi belajar, serta perkembangan peserta didik.

Mengetahui,

Kepala SLB PGRI 1 Jambi

Sri sadono,S.Pd

NIP. ....................................

Guru / Wali Kelas

Pelaksana PPI

Risnawati, S.Psi.

NIP. ....................................

Orang Tua / Wali

Peserta Didik

.................................