SLB PGRI 1 JAMBI • Bahan Ajar Pendidikan Pancasila • Semester 1
Bahan Ajar Interaktif

Pendidikan Pancasila
Kelas 10 SMALB Tunagrahita

Materi pembelajaran semester 1 yang disusun sederhana, menarik, dan ramah peserta didik untuk membantu memahami Pancasila, perilaku baik, musyawarah, empati, dan Hari Lahir Pancasila.

📚

Materi Ajar

Berikut materi pembelajaran yang disusun berdasarkan ATP semester 1.

1. Lima Sila Pancasila

Materi Dasar

Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Penjelasan sederhana:
  • Sila ke-1: percaya kepada Tuhan dan menghormati ibadah orang lain.
  • Sila ke-2: bersikap baik, sopan, dan menghargai sesama.
  • Sila ke-3: hidup rukun dan cinta tanah air.
  • Sila ke-4: suka berdiskusi dan bermusyawarah.
  • Sila ke-5: bersikap adil dan tidak membeda-bedakan teman.
Kegiatan belajar: Menghafal lima sila Pancasila, menirukan guru membaca sila Pancasila, dan menyusun urutan sila dengan benar.

2. Makna Simbol Garuda Pancasila

Lambang Negara

Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia. Pada dada Garuda terdapat perisai yang berisi simbol-simbol sila Pancasila.

  • Bintang = sila ke-1
  • Rantai = sila ke-2
  • Pohon beringin = sila ke-3
  • Kepala banteng = sila ke-4
  • Padi dan kapas = sila ke-5
Makna simbol:
  • Bintang melambangkan kepercayaan kepada Tuhan.
  • Rantai melambangkan hubungan antarmanusia.
  • Pohon beringin melambangkan persatuan.
  • Kepala banteng melambangkan musyawarah.
  • Padi dan kapas melambangkan kesejahteraan dan keadilan.
Kegiatan belajar: Mengamati gambar Garuda Pancasila, mencocokkan simbol dengan sila, dan mewarnai lambang negara.

3. Toleransi dan Tolong-Menolong

Sikap Baik

Toleransi adalah sikap menghargai perbedaan. Tolong-menolong adalah sikap saling membantu sesama.

Contoh toleransi:
  • Menghormati teman yang berbeda agama.
  • Tidak mengejek teman.
  • Mau berteman dengan semua teman.
Contoh tolong-menolong:
  • Membantu teman yang jatuh.
  • Menolong teman membawa buku.
  • Membantu membersihkan kelas.
Kegiatan belajar: Bermain peran membantu teman, menyebutkan contoh sikap baik di sekolah, dan mengamati gambar perilaku baik serta tidak baik.

4. Musyawarah Sederhana

Belajar Berdiskusi

Musyawarah adalah berdiskusi bersama untuk mengambil keputusan.

  • Menentukan jadwal piket kelas
  • Memilih ketua kelas
  • Menentukan permainan bersama
Sikap saat musyawarah:
  • Mendengarkan teman berbicara.
  • Tidak memotong pembicaraan.
  • Menerima hasil keputusan bersama.
Kegiatan belajar: Simulasi memilih kegiatan kelas, diskusi sederhana dengan bimbingan guru, dan menjawab pertanyaan tentang hasil musyawarah.

5. Menyampaikan Pendapat dengan Santun

Komunikasi Baik

Setiap peserta didik boleh menyampaikan pendapat. Pendapat harus disampaikan dengan baik dan sopan.

  • Mengangkat tangan sebelum berbicara
  • Berbicara dengan suara pelan dan jelas
  • Menggunakan kata-kata sopan
  • Tidak marah saat pendapat berbeda
Contoh kalimat santun:
  • Menurut saya...
  • Saya setuju...
  • Saya kurang setuju, karena...
  • Terima kasih.
Kegiatan belajar: Latihan berbicara di depan kelas, menyampaikan pilihan secara lisan, dan bermain peran menyampaikan pendapat.

6. Menunjukkan Empati terhadap Teman

Peduli Sesama

Empati adalah ikut merasakan perasaan teman dan peduli kepada teman.

  • Menghibur teman yang sedih
  • Menjenguk teman yang sakit
  • Mau mendengarkan teman bercerita
  • Membantu teman yang kesulitan
Kegiatan belajar: Mengamati gambar teman sedih dan senang, menceritakan cara membantu teman, dan bermain peran menghibur teman.

7. Hari Lahir Pancasila

Pengetahuan Umum

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni.

Hari Lahir Pancasila adalah hari penting bagi bangsa Indonesia. Pada hari ini kita mengingat dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.
Kegiatan belajar: Menyebutkan tanggal Hari Lahir Pancasila, menyanyikan lagu nasional, dan membuat poster sederhana bertema Pancasila.
🧩

Metode, Media, dan Sumber Belajar

Metode Pembelajaran

  • Ceramah sederhana
  • Tanya jawab
  • Demonstrasi
  • Bermain peran
  • Penugasan
  • Latihan langsung

Media dan Sumber

  • Gambar Garuda Pancasila
  • Kartu sila Pancasila
  • Poster simbol Pancasila
  • Video pendek pembelajaran
  • Lembar kerja peserta didik
  • Buku Pendidikan Pancasila dan penjelasan guru
📝

Penilaian

Penilaian Sikap

  • Sopan
  • Kerja sama
  • Peduli
  • Toleransi

Penilaian Pengetahuan

  • Menyebutkan lima sila Pancasila
  • Menyebutkan simbol sila
  • Menyebutkan tanggal Hari Lahir Pancasila

Penilaian Keterampilan

  • Mempraktikkan musyawarah
  • Menyampaikan pendapat dengan santun
  • Menunjukkan perilaku tolong-menolong

Penguatan Karakter

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan menjadi anak yang memiliki karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.

Cinta tanah air Sopan santun Peduli sesama Suka bekerja sama Menghargai perbedaan
⚖️

Materi Lanjutan: UUD NRI Tahun 1945

Peserta didik mempraktikkan hak dan kewajiban, perilaku sesuai aturan, serta menjaga diri dari perundungan dan kekerasan.

1. Mengidentifikasi Hak dan Kewajiban di Sekolah

Hak dan Kewajiban

Di sekolah, setiap peserta didik memiliki hak dan kewajiban. Hak adalah sesuatu yang boleh diterima. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan.

Contoh hak di sekolah:
  • Mendapat pelajaran dari guru.
  • Menggunakan fasilitas sekolah.
  • Belajar dengan aman dan nyaman.
  • Mendapat perlakuan yang baik.
Contoh kewajiban di sekolah:
  • Datang tepat waktu.
  • Memakai seragam dengan rapi.
  • Mengikuti pelajaran dengan baik.
  • Menjaga kebersihan sekolah.
Kegiatan belajar: Menyebutkan contoh hak dan kewajiban di sekolah, mencocokkan gambar kegiatan dengan hak atau kewajiban, dan berdiskusi sederhana bersama guru.

2. Mematuhi Aturan di Lingkungan Sekolah

Tata Tertib Sekolah

Aturan dibuat agar kegiatan di sekolah berjalan tertib, aman, dan nyaman. Peserta didik perlu mematuhi aturan sekolah setiap hari.

Contoh aturan di sekolah:
  • Datang ke sekolah tepat waktu.
  • Memakai seragam sesuai ketentuan.
  • Menghormati guru dan teman.
  • Tidak berlari di dalam kelas.
  • Membuang sampah pada tempatnya.
Kegiatan belajar: Mengamati aturan kelas, membaca tata tertib sederhana, dan mempraktikkan perilaku tertib di sekolah.

3. Menunjukkan Tanggung Jawab sebagai Warga Sekolah

Tanggung Jawab

Tanggung jawab berarti melaksanakan tugas dengan baik. Sebagai warga sekolah, peserta didik perlu bertanggung jawab terhadap tugas dan perilakunya.

Contoh tanggung jawab di sekolah:
  • Mengerjakan tugas dari guru.
  • Menjaga buku dan alat tulis.
  • Merapikan meja dan kursi setelah belajar.
  • Menjaga kebersihan kelas.
  • Mengikuti kegiatan sekolah dengan tertib.
Kegiatan belajar: Menyebutkan tugas peserta didik di sekolah, mempraktikkan tanggung jawab sederhana, dan memberi tanda pada gambar perilaku tanggung jawab.

4. Mengenali Bentuk Perundungan dan Kekerasan Seksual

Perlindungan Diri

Peserta didik perlu mengenali perilaku yang tidak baik agar dapat menjaga diri. Perundungan adalah tindakan menyakiti, mengejek, menakut-nakuti, atau mengganggu orang lain. Kekerasan seksual adalah tindakan tidak pantas yang membuat anak merasa tidak aman, takut, atau tidak nyaman.

Contoh perundungan:
  • Mengejek teman.
  • Memanggil teman dengan nama buruk.
  • Mendorong atau memukul teman.
  • Mengambil barang teman tanpa izin.
Tubuh kita berharga dan harus dijaga. Bila ada sentuhan, ucapan, atau tindakan yang membuat tidak nyaman, takut, atau malu, segera menjauh dan cari bantuan orang dewasa yang dipercaya.
Kegiatan belajar: Mengamati gambar perilaku baik dan tidak baik, menyebutkan tindakan yang membuat aman dan tidak aman, serta berdiskusi dengan guru secara sederhana.

5. Menyebutkan Cara Melindungi Diri

Aman dan Waspada

Peserta didik perlu mengetahui cara melindungi diri agar tetap aman di sekolah, di rumah, dan di lingkungan sekitar.

Cara melindungi diri:
  • Berkata “tidak” pada perlakuan yang tidak baik.
  • Menjauh dari situasi yang tidak aman.
  • Segera mencari guru, orang tua, atau orang dewasa terpercaya.
  • Tidak pergi dengan orang yang tidak dikenal.
  • Menjaga bagian tubuh pribadi.
Kegiatan belajar: Menirukan cara berkata “tidak”, bermain peran meminta pertolongan, dan menyebutkan orang dewasa yang dapat membantu.

6. Melaporkan Tindakan yang Tidak Aman kepada Guru

Berani Melapor

Jika melihat atau mengalami tindakan yang tidak aman, peserta didik harus berani melapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.

Hal yang perlu dilaporkan:
  • Ada teman yang memukul atau mengejek.
  • Ada orang yang membuat takut atau tidak nyaman.
  • Ada tindakan yang berbahaya di sekolah.
  • Ada sentuhan atau ucapan yang tidak pantas.
Melapor bukan berarti mengadu tanpa alasan. Melapor adalah tindakan berani untuk menjaga keselamatan diri dan teman.
Kegiatan belajar: Latihan bercerita kepada guru, memilih kepada siapa harus melapor, dan bermain peran saat meminta bantuan.

7. Membiasakan Perilaku Saling Menghormati

Hidup Rukun

Saling menghormati berarti menghargai guru, teman, dan semua warga sekolah dengan sikap yang baik.

Contoh perilaku saling menghormati:
  • Berbicara dengan sopan.
  • Mendengarkan saat orang lain berbicara.
  • Tidak mengejek teman.
  • Menghargai perbedaan kemampuan dan pendapat.
  • Mengucapkan terima kasih, tolong, dan maaf.
Kegiatan belajar: Mempraktikkan salam dan sapaan yang sopan, bermain peran menghormati teman, dan memilih contoh perilaku saling menghormati.
🌍

Materi Semester 2: Bhinneka Tunggal Ika

Peserta didik mengidentifikasi dan menghargai keberagaman serta mengenal semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mengenal Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Semboyan Bangsa

Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan bangsa Indonesia. Artinya, walaupun berbeda-beda, kita tetap satu bangsa Indonesia.

Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.
Contoh perbedaan di Indonesia:
  • Berbeda suku
  • Berbeda agama
  • Berbeda bahasa daerah
  • Berbeda adat dan budaya
Kegiatan belajar: Menirukan ucapan Bhinneka Tunggal Ika, melihat gambar keberagaman Indonesia, dan menyebutkan arti sederhana dari semboyan tersebut.

2. Mengidentifikasi Keberagaman Suku dan Agama

Keberagaman Indonesia

Indonesia memiliki banyak suku dan agama. Keberagaman adalah kekayaan bangsa yang perlu dikenal dan dihargai.

Contoh keberagaman suku:
  • Suku Jawa
  • Suku Melayu
  • Suku Batak
  • Suku Minangkabau
  • Suku Dayak
Contoh keberagaman agama:
  • Islam
  • Kristen
  • Katolik
  • Hindu
  • Buddha
  • Konghucu
Kegiatan belajar: Mengamati gambar pakaian adat, menyebutkan contoh agama yang ada di Indonesia, dan mencocokkan gambar dengan keberagaman yang ada.

3. Menghargai Perbedaan di Sekolah

Hidup Rukun

Di sekolah, peserta didik mungkin memiliki perbedaan agama, suku, sifat, kebiasaan, dan kemampuan. Semua perbedaan harus dihargai dengan sikap yang baik.

Contoh sikap menghargai perbedaan di sekolah:
  • Tidak mengejek teman.
  • Mau berteman dengan semua teman.
  • Menghormati teman yang berbeda agama.
  • Tidak membeda-bedakan teman.
  • Bersikap sopan kepada semua orang.
Kegiatan belajar: Mengamati gambar perilaku baik, menyebutkan cara menghargai teman, dan bermain peran tentang hidup rukun di sekolah.

4. Berinteraksi dengan Teman dari Latar Belakang Berbeda

Pertemanan

Setiap peserta didik dapat berteman dengan siapa saja walaupun berasal dari latar belakang yang berbeda. Perbedaan bukan penghalang untuk saling mengenal dan bekerja sama.

Contoh interaksi yang baik:
  • Menyapa teman dengan ramah.
  • Bermain bersama tanpa membeda-bedakan.
  • Bekerja kelompok dengan rukun.
  • Mau membantu teman yang kesulitan.
Kegiatan belajar: Bermain bersama teman, berdiskusi kelompok kecil, dan mempraktikkan sapaan yang sopan kepada teman.

5. Menunjukkan Sikap Toleransi

Toleransi

Toleransi adalah sikap menghormati perbedaan. Dengan toleransi, kehidupan di sekolah dan masyarakat menjadi damai dan rukun.

Contoh sikap toleransi:
  • Menghormati teman yang sedang beribadah.
  • Tidak memaksakan pendapat sendiri.
  • Mendengarkan teman berbicara.
  • Menghargai kebiasaan yang berbeda.
Kegiatan belajar: Menyebutkan contoh sikap toleransi, memilih gambar perilaku toleransi, dan bermain peran menghargai perbedaan.

6. Menceritakan Pengalaman Hidup dalam Keberagaman

Pengalaman Sehari-hari

Peserta didik dapat belajar dari pengalaman hidup bersama teman, tetangga, dan masyarakat yang beragam. Pengalaman tersebut membantu peserta didik memahami pentingnya hidup rukun.

Contoh pengalaman dalam keberagaman:
  • Bermain bersama teman yang berbeda suku.
  • Belajar bersama teman yang berbeda agama.
  • Bekerja sama saat membersihkan kelas.
  • Saling membantu saat ada teman mengalami kesulitan.
Kegiatan belajar: Bercerita singkat tentang pengalaman berteman, menjawab pertanyaan guru, dan menunjukkan perilaku hidup rukun dalam kegiatan kelas.
🇮🇩

Materi Lanjutan: NKRI

Peserta didik menunjukkan sikap cinta tanah air melalui simbol negara, bahasa, lagu nasional, dan gotong royong.

1. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan Sikap Benar

Cinta Tanah Air

Lagu Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Republik Indonesia. Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita harus menunjukkan sikap yang benar dan hormat.

Sikap yang benar saat menyanyikan Indonesia Raya:
  • Berdiri tegak.
  • Sikap tubuh tenang dan rapi.
  • Menyanyikan lagu dengan sungguh-sungguh.
  • Tidak bercanda saat lagu dinyanyikan.
  • Menghormati lagu kebangsaan.
Kegiatan belajar: Berdiri tegak saat lagu Indonesia Raya diputar, menirukan guru menyanyikan lagu dengan benar, dan mempraktikkan sikap hormat saat lagu dinyanyikan.

2. Menunjukkan Sikap Hormat kepada Bendera Merah Putih

Simbol Negara

Bendera Merah Putih adalah bendera negara Indonesia. Kita harus menghormati bendera Merah Putih sebagai simbol negara.

Contoh sikap hormat kepada bendera:
  • Berdiri tegak saat upacara bendera.
  • Tidak bermain-main saat bendera dikibarkan.
  • Memberi hormat dengan sikap yang benar.
  • Menjaga bendera agar tetap bersih dan rapi.
Kegiatan belajar: Mengamati gambar bendera Merah Putih, mempraktikkan sikap hormat saat upacara, dan menyebutkan warna bendera Indonesia.

3. Menggunakan Bahasa Indonesia dengan Baik

Bahasa Persatuan

Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa Indonesia. Kita menggunakan Bahasa Indonesia untuk berbicara dengan sopan dan mudah dipahami.

Contoh penggunaan Bahasa Indonesia yang baik:
  • Mengucapkan salam dengan sopan.
  • Berbicara dengan jelas kepada guru dan teman.
  • Menggunakan kata tolong, maaf, dan terima kasih.
  • Tidak berkata kasar.
Kegiatan belajar: Latihan memperkenalkan diri, bercakap-cakap sederhana dengan teman, dan memilih kata-kata sopan dalam percakapan.

4. Melaksanakan Kegiatan Gotong Royong

Kerja Sama

Gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan pekerjaan. Gotong royong membuat pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai.

Contoh kegiatan gotong royong:
  • Membersihkan ruang kelas bersama.
  • Merapikan meja dan kursi.
  • Membersihkan halaman sekolah.
  • Menyusun alat belajar bersama-sama.
Kegiatan belajar: Praktik membersihkan kelas bersama, menyusun alat tulis bersama teman, dan mendiskusikan manfaat gotong royong.

5. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Peduli Lingkungan

Lingkungan yang bersih membuat kita sehat dan nyaman. Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Contoh menjaga kebersihan lingkungan:
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Menyapu lantai kelas.
  • Membersihkan meja belajar.
  • Tidak mencoret-coret dinding.
Kegiatan belajar: Memilah sampah, membersihkan kelas, dan mengamati lingkungan sekolah yang bersih dan kotor.

6. Mengenal Hari Kemerdekaan RI dan Proklamator

Sejarah Bangsa

Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta.

Hari Kemerdekaan adalah hari penting bagi bangsa Indonesia. Pada hari itu, bangsa Indonesia menyatakan bebas dari penjajahan.
Kegiatan belajar: Menyebutkan tanggal kemerdekaan Indonesia, mengenal nama proklamator, dan melihat gambar tokoh kemerdekaan.

7. Menyebutkan Pulau-Pulau Besar di Indonesia

Mengenal Wilayah Indonesia

Indonesia memiliki banyak pulau. Beberapa pulau besar di Indonesia perlu kita kenal sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pulau-pulau besar di Indonesia:
  • Sumatra
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Sulawesi
  • Papua
Kegiatan belajar: Menyebutkan nama pulau besar di Indonesia, menunjuk pulau pada peta sederhana, dan mencocokkan nama pulau dengan gambar peta.

8. Menunjukkan Rasa Bangga terhadap Daerahnya

Cinta Daerah

Setiap peserta didik perlu bangga terhadap daerah tempat tinggalnya. Rasa bangga dapat ditunjukkan dengan mencintai budaya, bahasa, makanan, dan lingkungan daerahnya.

Contoh rasa bangga terhadap daerah:
  • Menyebutkan nama daerah tempat tinggal.
  • Mengenal makanan khas daerah.
  • Mengenal bahasa atau budaya daerah.
  • Menjaga nama baik daerah dengan perilaku yang baik.
Kegiatan belajar: Bercerita tentang daerah tempat tinggal, menyebutkan ciri khas daerah, dan menunjukkan gambar budaya atau makanan khas daerah.